Sempat Keluarkan Gas Beracun, Wisata Kawah Ijen Kini Kembali Dibuka

Sebelumnya, akses menuju Kawah Ijen ditutup sejak tanggal 22 Maret 2018 setelah mengeluarkan semburan asap dan gas belerang pekat yang mengakibatkan 29 warga sekitar lereng dilarikan ke rumah sakit karena keracunan gas belerang.

Setelah sempat ditutup karena keluarkan gas beracun, Taman Wisata Alam Kawah Ijen Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur akhirnya kembali dibuka. Pengumuman ini disampaikan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dalam surat edaran SE.05/K2/BIDTEK.1/KSA/4/2018.

Pembukaan terhitung sejak hari Jumat, 6 April 2018 pukul 00.00 WIB.

Aturan baru untuk wisatawan yang ingin berwisata ke Kawah Ijen

kawah ijen

Jangan dekat-dekat Kawasan Kawah. Sumber foto

Berdasarkan surat edaran BKSDA Jawa Timur, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh wisatawan saat berwisata ke Kawah Ijen.

  • Wisatawan hanya diperbolehkan untuk berkunjung antara pukul 04.00 sampai dengan 12.00 WIB.
  • Pengunjung diharapkan tidak mendekati kawah. Radius maksimal 1 KM dari kawah.

“Dari hasil rapat yang dilaksanakan kemarin dengan para stakeholderterkait, menyepakati kembali membuka jalur pendakian mulai Jumat (6/4) pukul 04.00 WIB,”ujar Kabid Wilayah III Jember, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Setyo Utomo kepada sejumlah wartawan di Bondowoso, Kamis (5/4).

Waspada gas pekat saat berwisata ke Ijen

kawah ijen

Surat Edaran pembukaan kawasan kawah Ijen.

Meskipun jalur pendakian telah dibuka namun BKSDA meminta wisatawan dan masyarakat khususnya yang tinggal kawasan lembah sepanjang aliran Kali Pahit untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman aliran gas vulkanik yang berbahaya serta tetap memperhatikan perkembangan aktivitas Gunung Ijen.

Sebelumnya, akses menuju Ijen ditutup sejak tanggal 22 Maret 2018 setelah mengeluarkan semburan asap dan gas belerang pekat yang mengakibatkan 29 warga sekitar lereng dilarikan ke rumah sakit karena keracunan gas belerang.

sumber: https://phinemo.com
 
Download Apps Setrip disini: goo.gl/SRNYpD