ANEKA METODE DALAM MENIKMATI KOPI INDONESIA

Kopi adalah minuman yang mudah dijumpai di setiap sudut Indonesia, siapasih yang tidak tau kopi.? Semua orang pasti tau, mulai darikopi hitam hingga kopi saset yang banyak di jual di warung-warung. Namun untuk menikmati kopi itu sendiri banyak sekali cara atau metodenya yang banyak dari kita yang belum mengetahuinya. Untuk itu setrip akan memberikan ulasan tetang metode dalam menikmati kopi. Yuk langsung saja kita simak ulasan berikut..

1.       MESIN ESPRESSO

Biasanya profil roasting kopi untuk mesin adalah medium to dark. Hasil dari peracikan kopi dengan metode yan tepat bisa menghasilkan kopi dengan rasa yang seimbang. Yang dimaksud dengan rasa yang seimbang adalah kopi menghasilkan rasa keasaman, manis dan kekentalan yang hampir sama. Mesin ini banyk digunakan di hampir semua coffee shop.

Mesin  Espresso ada yang manual dan otomatis. Klo di kedai-kedai kebanyakan menggunakan mesin yang manual.

 

2.       MANUAL BREWING

Proses penyeduhannya lebih didominasi peralatan non-mekanik, metode-metode yang tercipta dan dikategorikan sesuai dengan kontak atau interaksi yang terjadi antara kopi dan air. Begitu banyak metode dari seduh manual ini, berikut beberapa metode yang sering digunakan oleh kedai-kedai.

PLUNGER (FRENCH PRESS)

Metode ini menghasilkan seduhan kopi dengan hasil yang lebih tebal, high body, rendah asam dan rasanya pahit. Jika melihat bentuk gelas yang ada alat penekan dibagian tutup gelasnya, maka itulah yang di sebut dengan French Press. Teknik penyajian kopinya yang di seduh dan berproses dalam gelas khusus. Cara menyeduhnya dengan mendiamkan kopi sebentar selama kurang lebih 4 menit, dengan takaran 15-18 gr kopi untuk sekitar 150-180cc air tergantung selera. Setelah itu tekan bagian atasnya perlahan hingga ampas kopi tertekan kedasar. Setelah itu tuangkan kopi kedalam cangkir selagi masih fresh.

 

DRIP V60

Merupakan salah satu metode penyeduhan manual yang sedang populer. Teknik V60 menggunakan alat berupa corong gelas berbentuk V dengan kemiringan 60 derajat dengan guratan-guratan di dalam corongya. Caranya dengan meletakkan V60 di atas cangkir, taruh kopi pada V60 yang sudah dilapisi filter, lalu tuang air panas dari kettle berleher panjang dengan gerakan memutar.

 

Kopi yang cocok diseduh dengan alat ini adalah kopi yang memiliki keasaman yang tinggi seperti kopi asal Toraja, Kintamani dan sebagian dari jawa agar bisa menahan kesaman berlebihan dari kopi tersebut.

 

AEROPRESS

Teknik ini sangat cocok bagi anda yang sering bepergian. Alat yang digunakan seperti dua tabung yang disatukan, bahanya tidak mudah pecah dan mudah dibawa atau disimpan didalam ransel.

Cara membuat kopinya sangat mudah, cukup dengan menekan kopiny yang sudah diberi air panas sehingga tersaring dan tersaji ke dalam cangkir.

 

COLD BREW

Dibuat dengan memakai metode “perendaman” selama minimal 8 jam. Untuk menyeduh (brewing) biasanya menggunakan air biasa dengan suhu ruang atau air dingin. Inilah yang membedakan cold brew dengan kopi lainnya, kopi cold brew tidak pernah terkena duhu panas sehingga tidak ikut mengekstraksi karakter acidity dari kopi.

Selainitu, cold brew pun cenderung dirasa lebih ringan dan isimewa. Cold brew menggunakan factor durasi atau lamanya waktu ketimbang suhu panas untuk mengekstraksi kopi.

 

COLD DRIP

Dibuat dengan metode tetesan. Cold drip ini memakai alat khusus yang memang di design eksklusif untuk metode dripping. Alat khusus untuk cold drip terdiri dari du tabung utama, satu tabung yang berada paling atas untuk tempat ekstraksi kopi. Dan stu tabung di bagian bawah untuk menampung hasil seduhannya.

Pada alat-alat cold drip biasanya ada pengaturan khusus untuk menyetel tetesannya, 3 detik, 5 detik, dan seterusnya. Karena memakai system dripping, cold drip pin dirasa lebih intens dan sedikit lebih kuat dari cold brew.

 

Nah itu tadi beberapa metode yang dapa setrip ulaskan scara singkat. Metode penyeduhan kopi terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern ini. Bagaimana pun cara menyeduhnya, kopi tetaplah kopi. Tergantung selera para penikmat kopi utnuk menikmati kopi dengan cara seduhan yang seperti apa..

 

Sumber : Citilink Magazine