Objek Wisata Air Terjun Sikulikap

Air Terjun Sikulikap

Sumatera Utara tak hanya punya Air Terjun Sipiso-piso yang cantik. Tepatnya di Kabupaten Karo, ada Air Terjun Sikulikap yang tak kalah mempesona untuk dikunjungi traveler akhir pekan ini.

Air Terjun Sikulikap atau Sampuren Sikulikap menurut penduduk sekitar adalah sebuah air terjun eksotis yang cantik. Tetapi sayangnya air terjun ini sudah mulai ditinggalkan wisatawan. Air Terjun Sikulikap berada di Jalan Jamin Ginting Km.54, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Tepatnya berada di bawah Panatapan, sebuah tempat wisata kuliner bagi anak Medan dan sekitarnya yang ada di Berastagi. Tempat ini menyediakan tempat nongkrong, ngopi dan makan jagung bakar serta dapat melihat pemandangan bukit-bukitnya yang indah begitu juga dengan monyet Gibbon.

Sebenarnya tujuan awal perjalanan saya bukanlah ke air terjun ini, melainkan ke air terjun lain yang masih berada di kawasan Deli Serdang. Tetapi berhubung teman seperjalanan yang saya ajak terlambat, membuat saya ditinggal rombongan.

Air terjunnya memiliki ketinggian sekitar 30 meter

Akhirnya saya putuskan menuju Air Terjun Sikulikap saja, daripada tidak ke mana pun sama sekali. Apalagi saya memang sudah cukup lama ingin mengunjungi air terjun ini. Hanya saja waktu dan kondisi yang belum memungkinkan saat itu, sehingga rencana tersebut belum sempat terealisasi.

Setelah sampai di Panatapan, saya pun memarkirkan sepeda motor saya di salah satu warung yang ada di sana. Saat saya mengajak teman seperjalanan saya untuk masuk ke dalam kawasan air terjun ini, teman saya menolak dengan alasan sepinya orang di sekitar pintu masuk air terjun. Memang pada saat itu suasana di sekitar pintu masuk air terjun cukup sepi padahal hari minggu, hari libur. Akhirnya saya putuskan untuk menjelajah sendirian.

Gapura selamat datang di objek wisata Air Terjun Sikulikap

Dari pintu gerbang menuju air terjun, saya harus trekking sekitar 15 menit. Jalanan trekkingnya sendiri sudah dibeton dan di beberapa tempat terdapat bangku beton yang sayangnya sudah mulai berlumut. Setelah berjalan beberapa saat, saya akhirnya sampai juga di Air Terjun Sikulikap dan mata ini langsung disuguhkan pemandangan indah dari alam ciptaan-Nya.

Airnya sungguh dingin dan segar, Air Terjun Sikulikap ini mempunyai ketinggian 30 meter dan dilapisi oleh dinding-dindin bebatuan. Sumber mata air terjun ini berasal dari Tahura atau pun disebut Taman Hutan Raya masuk dalam kawasan hutan lindung. Saya pun menikmati pemandangan indah ini dari pondok yang berbentuk melambangkan khas suku karo yang ada di lokasi air terjun.

Pondok bergaya khas Karo di depan air terjun

Satu hal yang membuat saya bingung saat di air terjun ini, yaitu sepinya pengujung. Bahkan saat saya di sana, saya tidak bertemu satu pun wisawatan lain. Padahal dulunya Air Terjun Sikulikap ini merupakan wisata paling favorit bagi masyarakat Berastagi dan sekitarnya. Namun sekarang, wisatawan yang datang ke air terjun ini semakin berkurang. Entah apa penyebabnya, sungguh sangat disayangkan.

 

 

Sumber          : https://travel.detik.com/

Kunjungi Juga : http://blog.setrip.id/